Kau hadir menerangi kegelapan
Kau hadir memulihkan kelesuan usahawan
Kau hadir menuhi berbagai aktivitas pelayanan
Kau hadir sebagai warna warni jalanan
mulai dari rumah warga,
tempat usaha,
perkantoran dan industri,
Kau terangi tanpa pilih kasih
kau beri pelayanan walau kadang terbatas
Sungguh mulia dirimu,,, sehingga masyarakat selalu mengharapkanmu,
menginginkanmu, dan bahkan berani bayar mahal untuk mendapatkanmu
Namun....Kehadiranmu tidak diiringi dengan keseimbangan
Kehadiranmu tidak diikuti dengan kinerja pegawai yang optimal
Kahadiranmu tidak diimbang dengan pelayanan prima
Sehingga masyarakat kadang mengeluh,
Masyarakat kadang marah dan kecewa,
Karena kamu nyala seenaknya,
Padahal masyarakat terus bayar sesuai dengan keinginanmu
Listrik.........
Sampai kapan kamu harus nyala begini.........
sampai kapan kamu harus melakukan pelayanan yang jelek ini........
Bukankah kamu adalah bagian monopoli....... yang seharusnya tidak ada istilah rugi?
yang seharusnya lebih mempersiapkan diri karena disubsidi.........
Atau karena kamu menyadari bahwa masyarakat tak lagi punya pilihan lain selain menerima ini?
Listrik ......................
kamu mencetak lembaran uang setiap nyala dan bahkan mati
namun kamu tak pernah mau mengerti arti sebuah pelayanan dini
listrik....jika fungsimu menerangi, menggerakkan mesin-mesin mati
maka jadilah semestinya untuk tetap abadi......
jadilah listrik yang sebenarnya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment